
Seorang pemuda menelpon Syeikh Muhammad al Arifi saat siaran live:
Pemuda: “Wahai Syeikh, saya sudah bertaubat… Alhamdulillah. Tapi saya belum bisa melupakan pacar saya.”
Syeikh: “Berdoalah dengan suatu doa kepada Allah agar Anda bisa melupakannya.”
Pemuda: “Kalau begitu ajarilah saya sebuah doa wahai Syeikh.”
Syeikh : “bacalah doa
(ya Allah, jadikanlah IMAN di hatiku, IMAN di pendengaranku, IMAN ada di pandangan mataku dan IMAN -selalu menyertai- jalanku)”
Serta merta pemuda itu menyela: “Wahai Syeikh, IMAN adalah nama pacarku!”
Ketika itu Syeikh tak mampu menahan tawa cukup lama, hingga shooting pun dihentikan sementara.
Sumber: Abu Umar Abdillah